April 30, 2026

KRISIS EKOTEOLOGI GLOBAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

118. KRISIS EKOTEOLOGI GLOBAL 00

KRISIS EKOTEOLOGI GLOBAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Penulis : Addin Mustofa Kamal, Hoerul Umam, A. Alvian Fitriyanto, Usep Ismail, Resvitasari, Pupun Purnawati

Tata Letak Isi : Tim Kreatif

Desain Sampul : Puput Karisa

Diterbitkan oleh: LEMBAGA LADANG KATA

458 halaman; 14,5 cm x 20,5 cm

Cetakan Pertama, April 2026

ISBN: 978-623-138-193-4

Krisis ekologis global yang kita hadapi hari ini bukan semata persoalan teknis lingkungan, melainkan krisis peradaban yang berakar pada cara manusia memahami diri, alam, dan relasinya dengan Yang Transenden. Perubahan iklim, kerusakan ekosistem, eksploitasi sumber daya alam, dan ketimpangan ekologis merupakan manifestasi dari paradigma antroposentris yang telah lama mendominasi ilmu pengetahuan, kebijakan, dan sistem pendidikan modern. Dalam konteks inilah, Pendidikan Agama Islam (PAI) berada di sebuah persimpangan sejarah: antara mempertahankan pola lama yang normatif-ritualistik atau melakukan transformasi paradigmatik menuju pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan planet dan masa depan peradaban.

Buku berjudul “Krisis Ekoteologi Global Dalam Pendidikan Agama Islam” ini lahir dari kesadaran kolektif bahwa PAI memiliki potensi epistemologis, teologis, dan pedagogis yang sangat besar untuk berkontribusi dalam merespons krisis ekologis global. Islam, sebagai tradisi keilmuan dan spiritualitas kosmik, menyimpan fondasi ekoteologis yang kuat—mulai dari konsep khalifah, amanah, mīzān, hingga etika relasi manusia-alam—yang selama ini belum sepenuhnya terartikulasikan secara sistematis dalam praksis pendidikan.

Buku ini tidak hanya berupaya menghadirkan kritik terhadap keterbatasan PAI konvensional yang cenderung antroposentris, dualistik, dan terpisah dari problem nyata dunia kontemporer, tetapi juga menawarkan rekonstruksi paradigma pendidikan agama Islam yang selaras dengan agenda keberlanjutan global. Melalui pendekatan interdisipliner yang memadukan ekoteologi Islam, filsafat pendidikan, epistemologi kritis, pedagogi transformatif, teknologi digital, serta kebijakan global, buku ini mengajak pembaca untuk membayangkan kembali peran PAI sebagai agen perubahan peradaban.

KRISIS EKOTEOLOGI GLOBAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Related articles

Kembali ke Atas